SODVENTURE

sharing and inspiring

20 Kebiasaan Orang-orang yang Bahagia

Dalam konteks kebahagiaan, hanya ada dua jenis orang di dunia ini, mereka yang bahagia, dan mereka yang  tidak bahagia. Bagi sebagian, arti kebahagiaan berbeda dari kepercayaan umum. Kebahagiaan tidak melulu datang dari harta yang menumpuk, ketenaran, pasangan yang sempurna dan lain sebagainya. Namun sebaliknya, ternyata kebahagiaan berasal dari dalam diri. Seorang Presiden yang tinggal di istana negara bisa saja menjadi sengsara sementara seorang pedagang asongan yang hidup di bantaran kali Ciliwung bisa merasa sangat bahagia.

Orang yang terlihat bahagia adalah mereka yang memilih untuk bahagia. Pun sebaliknya, orang yang tidak berbahagia adalah mereka yang memilih untuk tidak bahagia. Pertanyaannya, bagaimana caranya kita untuk memilih menjadi seseorang yang bahagia?. Mereka yang berbahagia tidak semerta-merta menjadi seperti itu. Mereka mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang menjadikan mereka hampir selalu bahagia. Berikut 20 kebiasaan orang-orang yang bahagia yang perlu anda tahu :


        1. Menerima apa yang tidak bisa diubah
Tidak semua hal berjalan sesuai keinginan. Ada hal-hal yang tidak bisa kita ubah di dunia ini. Daripada menderita karena dunia yang tidak adil menurut kita, lebih baik beralih fokus pada hal yang bisa kita kontrol dan membuatnya lebih baik. Terima kenyataan dan berdamailah dengan diri sendiri!

        2. Selalu bersyukur 
Orang yang paling bahagia bukan mereka yang memiliki segala sesuatu yang terbaik. Mereka hanya menjadikan yang terbaik dari apa yang mereka punya. Untuk melakukannya, sering-seringlah bersyukur. Bersyukur akan membuat Anda selalu merasa berkelimpahan.
Baca juga : Pentingnya Syukur Dalam Hidup

        3. Menyederhanakan masalah
Orang yang bahagia bukan berarti mereka tidak memiliki masalah. Mereka memiliki masalah sebanyak orang pada umumnya tapi memandangnya tidak serumit orang lain. Seringkali kita melihat hal kecil sebagai masalah besar. Jangan memusingkan hal-hal kecil. Anggaplah setiap masalah sebagai tantangan, dan segera bangkit untuk menyelesaikannya. Ya,,sesederhana itulah.

        4. Berbuat baik sesering mungkin
Apakah Anda tahu bahwa telah terbukti secara ilmiah bahwa bersikap baik membuat Anda lebih bahagia? Setiap kali Anda melakukan kebaikan yang tulus, otak Anda menghasilkan serotonin, hormon yang meredakan ketegangan dan mengangkat semangat Anda. Berbuat baik pada orang lain juga akan membuat anda merasa berguna secara sosial.

        5. Memiliki barang lebih sedikit
Orang bahagia jarang menumpuk barang terlalu banyak, mereka hanya memiliki barang yang benar-benar mereka perlukan. Mereka tahu properti yang terlalu banyak membuat mereka merasa kewalahan dan stres. Beberapa penelitian telah menyimpulkan bahwa orang Eropa lebih bahagia daripada orang Amerika, yang menarik adalah fakta bahwa mereka tinggal di rumah yang lebih kecil, mengendarai mobil yang lebih sederhana, dan memiliki barang-barang yang lebih sedikit.

        6. Tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain
Jika Anda merasa lebih baik dari orang lain Anda akan cenderung sombong dan menganggap rendah orang, itu bukan hal yang bagus. Pun jika Anda merasa orang lain lebih baik, Anda akan merasa buruk dan rendah diri. Tidak perlu membuang-buang waktu dengan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Lebih baik gunakan fokus Anda untuk membuat diri lebih baik. Karena setiap orang punya kekurangan dan kelebihan nya masing-masing.

        7. Berbicara jujur
Berbohong mungkin akan membuat Anda sementara lepas dari masalah. Namun jauh dari dalam diri Anda akan merasa bersalah. Apalagi jika orang lain tahu kebohongan Anda, itu akan membuat nama Anda buruk di mata orang lain. Kejujuran akan membebaskan Anda. Jujur meningkatkan kesehatan mental dan membangun kepercayaan orang lain pada Anda.

        8. Membicarakan kebaikan orang lain
Membicarakan keburukan orang lain bukanlah hal yang baik. Kenapa Anda tidak mencoba untuk mengatakan hal-hal baik tentang orang lain?. Tentu saja itu akan membuat orang lain bahagia, dan Anda perlu tahu bahwa kebahagiaan itupun akan menjadi milik Anda.

        9. Tak perlu mempedulikan apa yang orang lain pikir tentang Anda
Tidak mungkin Anda bisa menyenangkan semua orang. Dan hal itu terkadang membuat Anda menemui orang yang tidak menyenangkan berbicara buruk tentang kita. Selama Anda tidak berbuat salah, maka tak usah membuang-buang energi untuk memikirkan apa kata mereka.

       10. Rajin berolahraga
Para pakar kebugaran menyebutkan olahraga merupakan cara sehat untuk melenyapkan bad mood dengan segera. Olahraga mirip dengan kegiatan bersenang-senang karena aktivitas fisik yang satu ini membuat tubuh memompa neurotransmiter serotonin yang akan membuat anda merasa lebih bahagia. Olahraga juga akan mengalihkan Anda dari pikiran-pikiran negatif yang merusak dan membuat Anda bersedih.

       11. Makan makanan yang sehat
Segala sesuatu yang Anda makan secara langsung mempengaruhi kemampuan dan kesehatan tubuh Anda, yang akan menentukan suasana hati, energi, dan fokus mental Anda. Pastikan untuk makan makanan yang akan membuat pikiran dan tubuh Anda dalam kondisi yang baik.

       12. Aktif bersosialisasi
Seorang penyendiri yang membiarkan dirinya kesepian adalah orang yang menyedihkan. Orang yang bahagia memahami betapa pentingnya bersosialisasi. Carilah komunitas menarik yang Anda minati dan aktif dalam kegiatannya. Selalu meluangkan waktu untuk melihat dan berbicara dengan keluarga, teman, atau orang penting lainnya.

       13. Memilih teman dengan bijaksana
Dalam salah satu hadist dikatakan "Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” . Itulah mengapa penting bagi Anda untuk memastikan bahwa Anda dikelilingi oleh orang-orang baik yang optimis yang akan mendorong Anda untuk menjadi lebih baik dan lebih bahagia.

       14. Lupakan dendam dan jadilah pemaaf
Menyimpan rasa dendam hanya akan merugikan Anda, mengubah diri Anda yang ceria menjadi seorang yang pemurung, meningkatan depresi, kecemasan, dan stres. Mengapa membiarkan orang lain yang telah menyakiti Anda berkuasa atas perasaan Anda? Cobalah untuk memaafkan & lupakanlah dendam itu. Sekali Anda telah bisa menerima dan memaafkan, maka hati Anda akan merasa luar biasa nyaman dan damai.

       15. Meditasi
Jika Anda bermeditasi secara teratur, Anda akan tahu bahwa meditasi singkat dipagi hari memiliki kekuatan untuk memperbaiki cara Anda menjalani hari. Anda tidak hanya akan merasa lebih damai dan santai, Anda juga akan lebih waspada, merasa lebih positif, dan memiliki rasa empati yang lebih besar.

       16. Fokus hanya pada saat ini
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Anda tak mungkin bisa menghapus kesedihan maupun mengulangi kegembiraan yang sama kemarin, lepaskanlah!. Anda pun tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Esok hari belum tiba, tak perlu dikhawatirkan!. Pintu masa lalu telah tertutup; Pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri Anda untuk hari ini. Anda akan lebih bahagia bila mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. Hiduplah hari ini!

       17. Merpersiapkan diri sebelumnya
Kebiasaan mempersiapkan diri sebelum melakukan sesuatu akan membuat Anda terhindar dari stres, dan tentu saja akan membuat kualitas pekerjaan dan percaya diri Anda menjadi lebih baik. Luangkan waktu beberapa menit setiap malam untuk merencanakan hal-hal kecil agar esok hari Anda lebih siap menjalani hari.

       18. Bangun lebih pagi
Tahukah Anda bahwa bangun lebih awal di pagi hari membuat mood menjadi lebih baik, mereka yang bangun pagi cenderung lebih sehat dan lebih bahagia. Bangun lebih awal dipagi hari memberi waktu yang lebih luang bagi Anda untuk sarapan pagi dan melakukan persiapan lainnya sebelum Anda menjalani hari. Untuk melakukannya, cobalah untuk beristirahat lebih awal pada malam sebelumnya.

       19. Religius
Saat menghadapi konflik atau situasi sulit, orang yang religius lebih bisa bertahan dan tetap merasakan kebahagiaan dibanding mereka yang kurang religius. Peneliti menemukan bahwa agama memberi dukungan emosional ketika kebutuhan mendasar seperti makanan, pekerjaan, rasa aman, dan pendidikan tidak terpenuhi. Menjadi pribadi yang lebih regius membuat bathin terasa lebih tenang, membuat hati lebih bahagia.

       20. Menebar senyuman
Cobalah paksakan diri Anda untuk tersenyum selama 30 detik mulai dari sekarang. Lakukan pula ketika anda mengalami kemalangan. Dengan membiasakan tersenyum, tidak peduli bagaimana perasaan Anda saat itu, di dalam tubuh Anda akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang dapat membuat Anda merasa bahagia.

Baca Juga :
Keajaiban Senyum
Reticular Activating System
Bagaimana Cara Membangkitkan Antusiasme